Home » Berita » 520 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Ikuti Pembinaan

520 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Ikuti Pembinaan

Sudah dibaca : 363 Kali


Wakil Rektor III Prof. Wan Jamaluddin, Ph.D saat melakukan pembinaan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Wakil Rektor (WR) III Prof Wan Jamaluddin PhD ingatkan mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk terus berupaya berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Hal ini disampaikan saat melakukan pembinaan kepada penerima mahasiswa KIP Kuliah angkatan tahun akademik 2020/2021 sebanyak 520 mahasiswa melalui aplikasi Zoom, Selasa (16/2/2021). Turut serta dalam pembinaan ini Kepala Biro AAKK, Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, serta Kasubag Kemahasiswaan.

WR III mengatakan agar penerima beasiswa ini dapat menyelesaikan studi tepat waktu. “Saya tidak ingin ada yang telat atau tidak selesai dalam proses studi. Saya juga berharap adik-adik mahasisa mendapat IP (Indeks Prestasi) yang baik, tidak ada yang mendapat di bawah 3,00. Kalo ada yang di bawah 3, ini akan menjadi evaluasi,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada mahasiswa untuk mengembangkan softskill, diantaranya melalui organisasi kemahasiswaan. “Di kampus kita terdapat sejumlah organisasi kemahasiswaan untuk ruang melakukan ekspresi diri, pengasahan minat dan bakat, serta meraih prestasi,” terang Prof Wan.

Disamping itu, Prof Wan ajak mahasiswa untuk dapat memanfaatkan waktu dan peluang dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, mengoptimalkan waktu sebaik mungkin merupakan kunci kesuksesan.

“Tidak ada orang besar atau orang sukses yang dilahirkan begitu saja. Orang besar lahir dengan penempaan, pelatihan, pembinaan, kerja keras, dan tentunya doa,” ungkapnya.

Prof Wan menambahkan, “tidak kalah penting adalah kemampuan bahasa. Era saat ini, era globalisasi, interaksi lintas bangsa menjadi sebuah keniscayaan. Dalam interaksi ini, kemampuan bahasa asing menjadi sebuah keharusan. Mari lakukan upaya kemampuan berbahasa internasional itu. Bisa dalam membentuk komunitas kecil, belajar otodidak, atau ikut kursus.”

Dikesempatan yang sama, Kepala Biro AAKK Drs Jumari Iswadi MM menegaskan kepada penerima KIP kuliah ini harus menjadi pribadi yang penuh tanggung jawab. Menurutnya, beasiswa tersebut merupakan amanah yang diberikan negara agar bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Kepala Biro juga mengingatkan kepada penerima beasiswa ini untuk membuat laporan akademik maupun non-akademik secara berkala. Laporan tersebut nantinya sebagai bahan evaluasi dalam hal pembinaan mahasiswa.

Mahasiswa ini juga ditekankan untuk memahami peraturan yang berlaku sebagai penerima beasiswa, beretika yang baik, serta tidak salah dalam menggunakan atau mengelola dana beasiswa tersebut. (NF/HI)