Intellectuality, Spirituality, Integrity

Dosen UIN Raden Intan Lampung Lolos Hibah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2025

  • Admin Humas
  • Sabtu, 01 November 2025
  • 1155 Tampilan
Dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Uswatun Hasanah, M.Hum
Dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Uswatun Hasanah, M.Hum

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Uswatun Hasanah, M.Hum., berhasil lolos dalam Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK) Tahap II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII Bengkulu–Lampung.

Informasi tersebut diumumkan melalui akun resmi media sosial BPK Wilayah VII pada 31 Oktober 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Adab, khususnya Prodi SPI, dalam berperan aktif memajukan kebudayaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Program FPK merupakan inisiatif dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui BPK yang memberikan fasilitasi berupa dana hibah non-komersial kepada individu, komunitas budaya, maupun lembaga yang bergerak di bidang pelestarian kebudayaan. Program ini tidak ditujukan untuk pembangunan fisik, melainkan mendukung kegiatan berbasis budaya yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Tujuan utama program FPK di antaranya adalah melestarikan warisan budaya termasuk 10 Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya, mendorong kreativitas dan inovasi di bidang seni dan budaya, serta meningkatkan kapasitas pelestari budaya dalam pengelolaan dan pengembangan kegiatan kebudayaan.

Dalam ajang hibah ini, Uswatun Hasanah mengajukan program dengan skema kegiatan Dokumentasi Karya Budaya berjudul Melintasi Batas Waktu: Digitalisasi Cagar Budaya Nasional di Lampung Melalui Media Video Tour untuk Aksesibilitas dan Inklusi Edukasi Warisan Budaya.

Melalui program tersebut, ia berupaya menghadirkan inovasi dalam pelestarian dan edukasi budaya Lampung berbasis teknologi digital dengan memanfaatkan media video tour sebagai sarana inklusif agar warisan budaya dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, pelajar, dan peneliti.

Selain aktif dalam kegiatan kebudayaan, Uswatun Hasanah juga dikenal sebagai akademisi yang konsisten melakukan riset sejarah serta menjalin kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan komunitas budaya di Lampung.

Dekan Fakultas Adab, Dr. Ahmad Bukhori Muslim, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Kami sangat mendukung berbagai upaya positif yang berkontribusi dan berdampak luas bagi masyarakat. Para dosen dan mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya mengandalkan pendanaan dari kampus, tetapi juga aktif menggandeng berbagai pihak agar terus produktif dan inovatif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Dr. Abd Rahman Hamid, menilai keberhasilan ini menjadi dorongan besar bagi sivitas akademika SPI.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami sebagai Prodi yang masih muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan. Kami akan terus mendukung dosen, mahasiswa, dan alumni agar aktif dalam riset dan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat,” tuturnya. (Rls-An/NF)