Konferensi Internasional BKPI UIN RIL Soroti Penguatan Profesi Guru BK di Era Transformasi Pendidikan
- Admin Humas
- Kamis, 06 Agustus 2026
- 445 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar 4th International Conference of Counseling Education and Psychology (ICONCEP) bertema “Penguatan Profesionalisme Guru Bimbingan dan Konseling dalam Transformasi Pendidikan Indonesia” di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center, Kamis (06/08/2026).
Konferensi berlangsung secara hybrid, dipusatkan di Ruang Teater UIN RIL dan diikuti peserta secara luring maupun daring melalui platform Zoom. Peserta tidak hanya berasal dari Lampung, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FTK UIN RIL, Prof. Dr. H. Deden Makbuloh, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyoroti berbagai tantangan pendidikan saat ini, di antaranya meningkatnya tingkat stres serta menurunnya motivasi belajar peserta didik. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab melalui penguatan peran guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Ia berharap konferensi internasional keempat ini mampu memberikan wawasan baru bagi para guru, dosen, mahasiswa, dan praktisi BK. Tema yang diangkat dinilai relevan sebagai upaya menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan di Indonesia melalui peningkatan profesionalisme konselor.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Deden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) yang terus berkontribusi mengembangkan keilmuan dan profesi bimbingan konseling di Indonesia. Ia berharap kepengurusan baru ABKIN Provinsi Lampung mampu menghadirkan semangat baru, program-program inovatif, serta meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di Provinsi Lampung.
Ia menegaskan UIN RIL membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi, asosiasi profesi maupun lembaga lainnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa UIN RIL terus mengembangkan keilmuan integratif, multidisipliner, dan berwawasan lingkungan sesuai visi universitas menjadi rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif.
“Kita membuka ruang kolaborasi, baik di tingkat universitas maupun fakultas, untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Berbagai persoalan pendidikan membutuhkan pendekatan multidisipliner agar dapat menghasilkan solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya.
Konferensi ini juga menjadi momentum pelantikan Pengurus Daerah ABKIN Lampung oleh Ketua Umum PB ABKIN Prof. Muh. Farozin. Selanjutnya dilakukan pelantikan Divisi Ikatan Bimbingan dan Konseling Sekolah (IBKS) Lampung oleh Ketua PD ABKIN Lampung Dr. Amdani Sarjun, M.Pd.






Ketua Umum Pengurus Besar ABKIN Prof. Dr. Muh. Farozin, M.Pd. memberikan sambutan secara daring. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus ABKIN Provinsi Lampung yang baru dilantik serta berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan profesi bimbingan dan konseling.

Dalam sambutannya, Prof. Muh. Farozin juga memaparkan sejarah perkembangan ABKIN sekaligus menyampaikan rencana penyusunan buku materi rujukan dasar bagi guru BK jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Dalam pemaparannya, Prof. Farozin menampilkan skema pengembangan Materi Layanan Dasar BK yang dimulai dari empat bidang layanan, yaitu pribadi, sosial, belajar, dan karier, yang mengacu pada Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik (SKKPD).
Selanjutnya, materi tersebut diselaraskan dengan kebijakan pendidikan karakter Kementerian Pendidikan, kemudian disusun menjadi topik-topik layanan dasar BK, disosialisasikan dan diuji coba kepada guru BK atau konselor sebelum diterapkan secara rutin kepada peserta didik. Melalui tahapan tersebut diharapkan terbentuk karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan.
Konferensi menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri. Prof. Abdunrohman Mukem, Ph.D., akademisi Chulalongkorn University, Thailand, menyampaikan materi “Best Practices for Handling LGBTQ Issues in Family Camp Programs.”

Sementara itu, Prof. Dr. Muh. Farozin, M.Pd. juga memaparkan materi mengenai penguatan profesi ABKIN. Wakil Rektor I UIN RIL sekaligus Guru Besar Ilmu Psikologi Pendidikan, Prof. Dr. Andi Thahir, M.A., Ed.D., membahas “LGBT dalam Perspektif Psikologi Kritis dan Pelaksanaan Layanan Orientasi Seksual sebagai Layanan Preventif.”
Narasumber lainnya, Dr. Amdani Sarjun, M.Pd., menyampaikan materi mengenai Pelatihan Implementasi Aplikasi, sedangkan Ketua Program Studi S2 Bimbingan Konseling Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Eko Susanto, M.Pd., Kons., turut memberikan pemaparan Pemantapan Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Profesi Bimbingan dan Konseling.
Hadir dalam acara ini Ketua Prodi BKPI Dr. Rahma Diani, M.Pd., Sekretaris Prodi BKPI Tika Febriyani, M.Pd., Kaprodi dan Sekprodi di lingkungan UIN RIL, mahasiswa BKPI, serta tamu undangan.(An/NF)





