Intellectuality, Spirituality, Integrity

Gandeng UIN RIL, Tomsk State University Rusia Siap Dukung Akselerasi Ekosistem Halal dan Riset Sains Teknologi

  • Admin Humas
  • Rabu, 16 September 2026
  • 40 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Terselenggaranya 2nd International Conference on Halal, Science, Technology, and Innovation (IC-HaSTI) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menjadi panggung penguatan jejaring akademik global.

Vice-Rector for International Cooperation Tomsk State University (TSU) Rusia, Prof. Artyom Rykun, menegaskan kesiapan TSU untuk mendukung akselerasi ekosistem halal dan riset sains teknologi di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prof. Rykun mengenalkan TSU sebagai salah satu perguruan tinggi riset terkemuka di Rusia yang berbasis di kota akademis (college town) Tomsk, dengan reputasi global yang seimbang antara bidang teknologi, sains, hingga humaniora.

Dari total keseluruhan mahasiswa TSU, sebanyak 3.658 merupakan mahasiswa internasional dari 70 negara. Ia pun menyampaikan rasa bangganya karena TSU menjadi rumah bagi populasi mahasiswa Indonesia terbesar di Rusia, dengan 50 mahasiswa baru asal Indonesia yang bergabung tahun ini.

Menghubungkan rekam jejak TSU dengan tema IC-HaSTI 2026, Prof. Rykun menyoroti pentingnya integrasi teknologi mutakhir untuk menjawab tantangan riil industri. Ia memaparkan berbagai kolaborasi riset strategis TSU di Indonesia, mulai dari pengembangan biomaterials untuk medis hingga pengujian coating ramah lingkungan untuk industri perkapalan di perairan tropis.

“Indonesia adalah negara besar dengan populasi lebih dari 300 juta jiwa. Untuk menjamin ketersediaan bahan pangan impor yang aman dan terpercaya, keberadaan pusat sertifikasi dengan prosedur teruji serta dukungan peralatan laboratorium modern menjadi sebuah kebutuhan mendesak,” paparnya di UIN RIL, Selasa (15/9/2026).

Prof. Rykun menambahkan bahwa TSU siap mengalokasikan kapabilitas laboratorium dan kepakaran peneliti untuk membantu pemasangan instrumen riset, standardisasi prosedur pengujian, hingga pengembangan inovasi produk halal yang aman dan ramah lingkungan.

Kolaborasi sains dan teknologi ini juga diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Tomsk State University (TSU) di sela-sela acara IC-HaSTI 2026.

Langkah ini diharapkan mendapatkan lebih banyak riset bersama, pertukaran akademisi, serta pengembangan teknologi tepat guna yang memberi manfaat nyata bagi ekosistem halal global.