Bahas Penguatan Kerja Sama Akademik, Rektor UIN RIL Dampingi Wakil Rektor TSU Rusia Audiensi dengan Menteri Agama
- Admin Humas
- Kamis, 17 September 2026
- 24 Tampilan

Jakarta (Humas UIN RIL) – Menteri Agama (Menag) RI Prof. Nasaruddin Umar menerima audiensi Wakil Rektor Hubungan Internasional Tomsk State University (TSU) Rusia, Prof. Artem Yu. Rykun, di Kantor Kementerian Agama, Rabu (16/9/2026).
Audiensi yang turut dihadiri Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaluddin Z berlangsung dalam suasana hangat, didampingi Wakil Rektor II Prof. Dr. Safari, M.Sos.I., dan Wakil Rektor III Bambang Budiwiranto, Ph.D.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Rykun memperkenalkan TSU serta menyampaikan sejumlah peluang kerja sama di bidang pendidikan dan riset. Ia juga menyampaikan perkembangan kerja sama TSU dengan UIN Raden Intan Lampung yang telah berlangsung sejak 2023.
Prof. Rykun menyebut TSU merupakan salah satu universitas tertua di kawasan Siberia dan bagian Asia Rusia. Ia juga menjelaskan karakter Kota Tomsk sebagai kota akademik dengan kehidupan masyarakat yang beragam.

Menurutnya, Tomsk memiliki kehidupan masyarakat Muslim yang berdampingan dengan pemeluk agama lain. Ia menyebut terdapat dua masjid yang berada tidak jauh dari kawasan universitas. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu bagian dari lingkungan yang mendukung mahasiswa internasional, termasuk mahasiswa Muslim.
Dalam bidang riset, Prof. Rykun menyampaikan TSU memiliki 12 institut penelitian yang bekerja secara independen dari universitas. Ia mengatakan kerja sama yang dibangun dengan Indonesia diarahkan pada penguatan pendidikan sekaligus penelitian.
Ia juga menyampaikan sejumlah riset yang telah dilakukan bersama UIN Raden Intan Lampung, termasuk penelitian mengenai antibacterial coatings untuk konstruksi kelautan, rumah sakit, dan material medis.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rykun juga menyampaikan harapan agar kerja sama pendidikan dapat membuka peluang dukungan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di TSU, termasuk pada jenjang pascasarjana.
Peluang tersebut sejalan dengan skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP Kementerian Agama RI yang sebelumnya disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., dalam rangkaian IC-HaSTI 2026 di UIN Raden Intan Lampung, Selasa (15/9/2026). TSU disebut telah masuk dalam daftar perguruan tinggi penerima BIB Kemenag.
Dalam skema Double Degree atau Dual Degree, dukungan pembiayaan dapat dikembangkan melalui co-funding antara Pemerintah Rusia dan BIB Kementerian Agama. Mahasiswa, misalnya, dapat menempuh studi di UIN Raden Intan Lampung dan TSU, dengan komponen pembiayaan yang ditanggung oleh masing-masing pihak.
Prof. Rykun turut menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin dengan UIN Raden Intan Lampung. Ia menyebut Rektor Prof. Wan Jamaluddin sebelumnya telah berkunjung ke TSU, didampingi Bambang Budiwiranto yang kini menjabat Wakil Rektor III UIN RIL.
Sementara itu, Rektor Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan bahwa kerja sama dengan TSU telah memberikan dukungan terhadap pengembangan riset di UIN Raden Intan Lampung. Ia menyebut, melalui asistensi TSU, UIN Raden Intan Lampung memperoleh pendanaan dari Pemerintah Federasi Rusia untuk penelitian di bidang teknologi.
“Berkat asistensi TSU, kami mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Federasi Rusia sebesar 60 rubel atau sekitar Rp5 miliar, untuk penelitian di bidang sains teknologi,” kata Prof. Wan.

Menag Prof. Nasaruddin Umar menyambut baik pertemuan tersebut. Dalam audiensi itu, Menag juga menyampaikan rencana berkenan untuk berkunjung ke TSU.
Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki pondok pesantren yang dapat menjadi bagian dari pengembangan kerja sama pendidikan.

Pertemuan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata antara kedua pihak.
Audiensi tersebut berlangsung sehari setelah pelaksanaan 2nd International Conference on Halal, Applied Science, and Technology (IC-HaSTI) 2026 di UIN Raden Intan Lampung, Selasa (15/9/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Agama melalui Puspenma dengan Tomsk Consortium of Universities and Scientific Organizations Russia menandatangani kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.
Sebelumnya, Prof. Rykun hadir sebagai salah satu narasumber internasional dalam rangkaian IC-HaSTI 2026 di UIN Raden Intan Lampung. Pertemuan dengan Menag kemudian menjadi bagian dari rangkaian hubungan kerja sama yang telah dibangun antara UIN Raden Intan Lampung, TSU Rusia, dan Kementerian Agama. (An/NF)


