Sivitas Akademika peringati Hari Lahir Pancasila

02 Juni 2017

UIN RIL, Bandar Lampung – Segenap sivitas akademika UIN Raden Intan memperingati hari lahir Pancasila dengan upacara. Upacara yang berlangsung Kamis (1/6/2017) pagi di halaman rektorat ini diikuti dari unsur pimpinan, dosen, pegawai, dan mahasiswa yang bertugas menjadi pasukan pengibar bendera.

Bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Dr. Bahruddin, MA. Dalam amanatnya, Bahruddin menyampaikan tentang pentingnya menjaga Pancasila sebagai dasar negara.  “ASN (Aparatur Sipil Negara) tidak boleh mempertentangkan Pancasila dan Agama, karena Pancasila itu sendiri adalah bukan agama tetapi perekat berbangsa dan mempersatukan semua komponen bangsa,” katanya dihadapan peserta upacara.

Inspektur upacara tersebut juga mengungkapkan bahwa Pancasila yang telah dirumuskan para pendiri bangsa, terbukti mampu mempertahankan eksistensi NKRI sampai saat ini. “Kalau ada usaha mengganti Pancasila, ini akan memakan cost politik yang mahal dan bisa menyebabkan bangsa ini berantakan,” ujar Dekan FEBI ini.

Ia mencontohkan, negara-negara di Timur Tengah yang porak poranda dan ribuan warganya mengungsi ke negara yang sering dituding negara kafir. Negara-negara yang mayoritas penduduknya Islam tersebut hancur dikarenakan ketidakmampuan mempertahankan dasar dan ideologi negara.

Untuk itu, Bahruddin mengajak kepada seluruh peserta upacara dan sivitas akademika UIN Raden Intan untuk belajar dari bangsa-bangsa yang hancur tersebut. Selain itu, penting kiranya peringatan ini bukan sekedar seremonial tetapi Pancasila ini butuh tindakan nyata dalam pengaplikasian kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini merupakan yang ke-72 tahun sejak diperkenalkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia), 1 Juni 1945. Presiden Joko Widodo mulai menetapkan Hari Lahir Pancasila ini sebagai libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. (SD/NF)