Intellectuality, Spirituality, Integrity

Dorong Penguatan Sains dan Teknologi, Kemenag RI Siapkan Beasiswa Hingga Hibah Riset

  • Admin Humas
  • Rabu, 16 September 2026
  • 38 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Kementerian Agama Republik Indonesia terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya di bidang sains dan teknologi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., saat memberikan sambutan dalam kegiatan 2nd International Conference on Halal, Applied Science, and Technology (ICHASTI) 2026 di UIN Raden Intan Lampung, Selasa (15/09/26).

Kepala Puspenma menyoroti pentingnya penyesuaian kurikulum dan penguasaan literasi teknologi global agar UIN tidak hanya berfokus pada teks-teks keagamaan, tetapi juga adaptif terhadap literasi sains berbasis bahasa internasional seperti Inggris, Jerman, dan Prancis.

“Kita ingin SDM dan dosen-dosen kita kuat di bidang sains, agar mahasiswa tidak hanya belajar agama semata. Untuk bisa kuliah di kampus-kampus top dunia seperti Harvard, MIT, hingga Tomsk State University di Rusia, Adik-adik tidak perlu khawatir masalah biaya. Kementerian Agama menyiapkan rencana beasiswanya,” ujar Ruchman di hadapan civitas akademika dan peserta ICHASTI 2026.

Selain penguatan sains secara umum, Kepala Puspenma menggarisbawahi potensi besar industri halal (halal industry) yang mencakup halal fashion hingga halal tourism. Menurutnya, lulusan PTKIN harus mampu menangkap peluang ekonomi dan riset di sektor industri halal yang kian berkembang pesat.Guna mendukung penguatan sains, teknologi, dan industri halal tersebut, Kemenag meluncurkan rencana beasiswa utama melalui Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP Kemenag RI.

Ia menjelaskan, beasiswa reguler S1, S2, dan S3, terbuka untuk studi di dalam maupun luar negeri, termasuk universitas mitra seperti Tomsk State University (TSU) Rusia yang telah masuk dalam daftar resmi list kampus penerima BIB Kemenag.

Kemudian program Double Degree / Dual Degree, misalnya, kolaborasi strategis antara UIN Raden Intan Lampung dengan kampus dunia seperti TSU Rusia dengan rencana co-funding.

Ruchman mencontohkan, mahasiswa program magister dapat menempuh perkuliahan satu tahun di UIN Raden Intan Lampung dan tahun di Rusia dengan cakupan biaya studi gratis dari Pemerintah Rusia, serta living allowance, asuransi, dan biaya buku yang ditanggung oleh BIB Kemenag. Satu sisi dibiayai oleh Pemerintah Rusia, satu sisi dibiayai oleh BIB Kementerian Agama.

Kemenag melalui Puspenma juga mengalokasikan pendanaan riset bernilai besar melalui program MORA atau Riset Indonesia Bangkit. Program hibah ini menyediakan dana mulai dari Rp200 juta hingga maksimal Rp2 miliar yang dikhususkan bagi penelitian di bidang sains dan teknologi.

Dosen UIN Raden Intan Lampung maupun PTKI lainnya didorong untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dalam merebut peluang hibah riset tersebut guna menghasilkan karya dan inovasi nyata. Langkah ini diharapkan mampu mengubah peran bangsa Indonesia dari sekadar konsumen teknologi menjadi produsen teknologi di masa depan. (Magang/NF)