Home » Berita » Dosen UIN Kolaborasi Penelitian Dengan Peneliti Prancis

Dosen UIN Kolaborasi Penelitian Dengan Peneliti Prancis


Oki Dermawan saat presentasi. (Dok: Istimewa)

Humas UIN RIL — Dosen UIN Raden Intan Lampung Dr Oki Dermawan bersama 5 dosen PTKIN lainnya akan lakukan kolaborasi penelitian dalam bidang sains dan humaniora. Kesepakatan itu diperoleh dalam workshop kolaborasi penelitian pada 29 April – 3 Mei 2019, di Le Studium Orleons Prancis.

Program tersebut terselenggara atas kerja sama Kementerian Agama RI dengan Kedutaan Besar Perancis di Jakarta melalui Institut Prancis Indonesia dan Le Studium.

Pada kesempatan itu, Oki juga mempresentasikan makalah di hadapan Presiden Le Studium Prancis, Direktur MORA, para peneliti dan Atase pendidikan untuk Perancis. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) ini menyampaikan penelitian khusus tentang pendidikan.

Oki juga akan meneliti tentang Lifelong Learning Management in Finland (Qualitative Case Study in Helinsky School of Business and University of Eastern Finland). “Riset ini akan meneliti bagaimana pelaksanaan pendidikan bagi orang dewasa di lembaga pendidikan formal. Objek penelitian ini terbuka bagi siapa pun yang ingin menuntut ilmu tanpa melihat background pendidikan mereka, serta membuat sebuah model pelaksanaan pendidikan ini untuk Indonesia,” jelasnya.

Seperti dilansir pada laman kemenag.go.id, Direktur PTKI Prof Arskal Salim menyatakan bahwa peluang join riset selalu terbuka. “Sesuai pembicaraan awal dengan Presiden Le Studium, matchmaking research (kolaborasi penelitian) ini tidak berhenti hanya selama kunjungan awal di Prancis ini, akan tetapi selalu terbuka. Terbukti, dari yang awalnya 4 peneliti sebelum bertolak ke Le Studium, kini sudah bertambah menjadi 6 peneliti,” ungkap Arskal, Rabu (1/5).

Enam dosen PTKIN yang berpeluang untuk mendapatkan join riset ini yaitu Mohammad Taridi (UIN STS Jambi), Oki Darmawan (UIN Raden Intan Lampung), Haris Simaremare (UIN Suska Riau), Elis Ratnawulan (UIN SGD Bandung), Khusna Amal (IAIN Jember), dan Fajar Hardoyono (IAIN Purwokerto). (NF/HI)

Sudah dibaca : 168 Kali