FEBI Helat Kuliah Umum Tentang Pengelolaan Aset Negara

  • Admin Humas
  • Rabu, 16 Oktober 2019
  • 2000 Tampilan
blank
Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI Isa Rachmatarwata, M.Math, ASA, saat mengampu kuliah umum di UIN, Rabu (16/10).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) selenggarakan kuliah umum di GSG kampus setempat, Rabu (16/10). Kuliah umum ini mengangkat tema Kelola Aset Negara Menuju SDM Unggul.

Dekan FEBI Dr Ruslan Abdul Ghofur menyampaikan, kuliah umum ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang cara mengelola aset negara.

Hadir sebagai pembicara utama yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI Isa Rachmatarwata MMath ASA. Kuliah umum ini diikuti sekitar 1200 mahasiswa FEBI anggkatan tahun akademik 2019/2020.

Rektor UIN Prof Dr Moh Mukri MAg yang berkesempatan membuka kuliah umum tersebut memaparkan tentang perkembangan kampus UIN dan FEBI. Menurutnya, tema kuliah umum ini sangat penting dengan narasumber langsung dari salah satu pimpinan Kementerian Keuangan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) merupakan salah satu bidang di bawah Kementerian Keuangan sebagai pengelola aset negara. Selain itu juga berperan dalam memajukan kualitas SDM khususnya dibidang pendidikan.

Isa Rachmatarwata selaku narasumber mengapresiasi atas terselenggaranya kuliah umum ini. Dia juga menyampaikan, UIN memiliki kesempatan dan potensi pencapaian kinerja yang lebih baik.

“Area yang luas, pengembangan aktivitas juga tidak terkendala. Semangat dan attitude ditunjukkan oleh sivitas UIN. Di UIN ini, dilakukan pengelolaan keuangan yang tertib dan sesuai kaidah,” ungkapnya.

Menurut Isa, UIN patut diapresiasi mengingat SPP tidak mahal, tetapi bisa memberikan remunerasi yang baik. “Ini karena pengelolaan keuangan rapi, bersih dan efisien,” imbuhnya.

Terkait dengan tema kuliah umum, Isa berharap lulusan FEBI maupun fakultas lainnya menjadi SDM Unggul. “Kita butuh SDM Unggul tidak hanya hari ini, tetapi berkelanjutan. Kita ingin SDM Unggul itu secara paripurna. Maka kita akan optimalkan anggaran kita,” terang Isa.

Dalam paparannya, dia menjelaskan bahwa sesuai amanat undang-undang, besaran anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Fokus dari anggaran ini adalah untuk mewujudkan SDM Indonesia yang berkualitas,” jelasnya.

blank
Foto bersama segenap pimpinan UIN dan FEBI dengn jajaran Kanwil DJKN Lampung-Bengkulu.

Kemudian, pada tahun 2020, anggaran pendidikan diarahkan untuk perluasan akses pendidikan, peningkatan skill SDM dan keberlanjutan pendanaan pendidikan.

Selain kuliah umum, ada juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara FEBI UIN dengan Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu. Adapun kegiatan lainnya yaitu talkshow, simulasi lelang, fun booth dan games.  (NF/HI)