Home » Berita » Festival Pesantren VI Diikuti 763 peserta

Festival Pesantren VI Diikuti 763 peserta


Wakil Rektor III Prof. Wan Jamaluddin, Ph.D saat sampaikan sambutan pada pembukaan Festival Pesantren VI.

Festival Pesantren (Festren) ke-VI tahun 2019 diikuti 763 peserta dari 69 kontingen se-provinsi Lampung. Festren yang berlangsung 5-7 November mengangkat tema Peran Santri Membangun Peradaban Madani di Era Revolusi Industri 4.0.

Ada beragam kegiatan yang diselenggarakan Mahad Aljamiah UIN ini diantaranya yaitu perlombaan antar pesantren dan SLTA se-Lampung, eksebisi seni pesantren, dan sosialisasi halal goes to campus.

Untuk perlombaan, ada 11 cabang yang dilombakan yakni Hadroh, Nasyid, Syarhil Quran, MTQ, Story Telling, Kitab Kuning, Pidato, Tahfiz, Kaligrafi, Puisi dan Fotografi.

Mudir/Kepala Mahad, Muhammad Nur MHum, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata kompetisi. “Lebih dari itu (kompetisi), ini adalah ajang silaturahmi. Melalui festival pesantren ini, kita mencoba saling mengenal dan memperat silaturahmi,” katanya.

Dia juga mengatakan, bagi peserta yang berasal dari non-pesantren, Festren ini juga sebagai sosialisasi untuk mengenal kehidupan pesantren. “Disini (Mahad) bukan hanya mengaji, kalian bisa berkesenian dan juga akademik,” kata M Nur saat pembukaan Festren VI.

Sejumlah pimpinan UIN, Mudir dan Pembina Mahad usai membuka secara resmi Festival Pesantren VI.

Sedangkan Wakil Rektor (WR) III, Prof Wan Jamaluddin PhD, yang hadir saat acara pembukaan mengatakan dihadapan peserta Festren untuk selalu dapat mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan situasi zaman.

“Bukan orang yang paling kuat yang mampu bertahan hidup. Bukan juga orang-orang yang sangat cerdas dan pintar. Tetapi orang yang paling responsif dan selalu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi,” jelasnya.

“Masa depan bangsa kita ada pada kalian. Pada dada kalian tertancap cita-cita luhur bangsa ini,” harap WR III UIN kepada generasi bangsa khususnya peserta Festren tersebut.

Prof Wan menjelaskan, era revolusi industri membutuhkan 4 skill yang harus disiapkan dan dikembangkan. Keempat hal tersebut yakni komunikasi, berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Foto bersama pimpinan UIN dengan pembina dan pengurus Mahad Al Jamiah.

Hadir juga pada pembukaan Festren ini Pembina Mahad, Kepala Biro AAKK, Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. Selain perlombaan, pada hari Kamis (7/11) akan dilakukan sosialisasi halal oleh Bank Indonesia yang akan diikuti sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam di provinsi Lampung. (NF/HI)

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download

Sudah dibaca : 337 Kali