Generasi Pertama Mahasiswa Prodi Kedokteran UIN RIL Ikuti PBAK
- Admin Humas
- Kamis, 24 September 2026
- 96 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) — Generasi pertama mahasiswa Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.
Kegiatan khusus mahasiswa Prodi Kedokteran ini berlangsung di Teater Room Fakultas Kedokteran, Kamis–Jumat (24–25/9/2026).
Sebanyak 21 peserta dinyatakan lulus Ujian Masuk Mandiri Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027. Kelulusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Rektor UIN Raden Intan Lampung Nomor 961 Tahun 2026 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Ujian Masuk Mandiri Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan PBAK dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, S.P., M.A.
Dalam sambutannya, Iwan mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada mahasiswa baru Prodi Kedokteran UIN RIL. Ia menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa kedokteran merupakan kesempatan emas sekaligus amanah.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai dan menjunjung tinggi kemanusiaan,” ujarnya.
Ia berharap para mahasiswa dapat memiliki kompetensi yang baik, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama.
Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan penyemangat bagi entitas baru di lingkungan UIN RIL, yakni mahasiswa kedokteran. Ia mengapresiasi upaya pendirian Fakultas Kedokteran yang telah dilakukan selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Menurutnya, lahirnya Fakultas Kedokteran merupakan sesuatu yang patut disyukuri sekaligus menjadi amanah bersama. Ia juga menyampaikan perjalanan pendirian Fakultas Kedokteran UIN RIL bersama Fakultas Kedokteran UIN Jakarta menjadi kampus pendidikan pendamping.
Kepada mahasiswa kedokteran, Rektor berharap mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang ber-ISI, yakni memiliki Intellectuality, Spirituality, dan Integrity.
“Intellectuality, memiliki daya nalar keilmuan yang kuat. Spirituality, memiliki landasan keimanan yang kokoh. Dan integrity, memiliki keutuhan kepribadian yang saleh, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga amaliyah dan batiniyah,” jelasnya.

Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, baik secara moril maupun moral, sehingga izin penyelenggaraan Prodi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi dapat diperoleh.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama agar Fakultas Kedokteran UIN RIL dapat berjalan dengan lancar sesuai tuntutan dan cita-cita yang diharapkan.
“Lewat kedokteran, kita bisa melahirkan Ibnu Sina masa depan, Al-Kindi, Al-Farizi, yang piawai di bidang kedokteran, tetapi juga sekaligus mumpuni dalam ilmu-ilmu agama. Mudah-mudahan adik-adik bisa melakukan itu,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur RS Dadi Cokrodipo Bandar Lampung, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Ketua Senat, Sekretaris Senat, para Ketua Komisi Senat, para dekan, Direktur Pascasarjana, para kepala biro, serta Head Education Unit, Slamet.
Dalam rangkaian PBAK, mahasiswa baru mendapatkan sejumlah pembekalan dan pengenalan lingkungan akademik Fakultas Kedokteran.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. H. Andi Thahir, M.A., Ed.D., memberikan pembekalan terkait kurikulum, budaya akademik, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kehidupan akademik mahasiswa kedokteran.



Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Bambang Budiwiranto, Ph.D., mendorong mahasiswa untuk menjadi cendekiawan dokter muslim yang menjunjung tinggi intelektualitas, spiritualitas, dan integritas sebagaimana moto UIN RIL, “Ber-ISI Mendunia.”
Ia juga mendorong mahasiswa agar aktif berorganisasi dan berusaha meraih prestasi selama menjalani pendidikan di UIN RIL.
Pembekalan berikutnya disampaikan Dr. dr. Slamet Sudi Santoso, M.Pd.Ked, CMLE, CMMED sebagai Head of Medical Education Unit FK UIN RIL dengan materi Sistem Pendidikan Kedokteran: Membangun Dokter Profesional untuk Masyarakat Sehat.
Mahasiswa juga mengikuti pengenalan fasilitas yang tersedia di Fakultas Kedokteran, termasuk laboratorium. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan belajar yang akan digunakan mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Di hari berikutnya, mahasiswa mendapatkan materi kefakultasan sebagai pengenalan terhadap Fakultas Kedokteran, termasuk berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan proses akademik di tingkat fakultas.
Mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan dan pengisian SIARIL sebagai bagian dari sistem akademik UIN RIL. (An/NF)







