Internasionalisasi Kampus, UIN RIL Adakan Bimtek English in Academic Context

  • Admin Humas
  • Kamis, 27 Juni 2024
  • 53 Tampilan
blank

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Dalam mewujudkan internasionalisasi kampus, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui UPT Pusat Pengembangan Bahasa (Pusba) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) English in Academic Context bagi Dosen dan Tendik, di Lt.2 Gedung Pusba.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari Dosen dan Tendik perwakilan fakultas dan unit, yang berlangsung selama empat hari, 25-29 Juni 2024.

Kepala UPT Pusba UIN RIL, Bambang Budiwiranto PhD mengatakan, mempelajari dan memahami bahasa Inggris saat ini sangat penting. 

“Dalam belajar bahasa Inggris paling tidak kita paham konteks bahasa Inggris yang saat ini menjadi keharusan,” ujarnya dalam sambutan.

Bambang menuturkan, Bimtek ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. “Nantinya akan banyak aktivitas pendidikan yang terintegrasi dengan komponen internasional,” ungkapnya.

Bimtek ini mengundang narasumber dari lembaga Just Speak, yang dihadiri langsung oleh Founder, Fadlan Satria SP bersama rekan tutor lainnya yang ahli di bidangnya.

Dalam paparannya, dalam belajar bahasa Inggris, Fadlan menyampaikan tidak hanya tentang grammar dan tenses, namun bagaimana berani berbicara dalam bahasa Inggris.

blank

“Start to love English, membahas mengenai basic-basic bahasa Inggris, bertujuan agar peserta tidak hanya terpaku dengan grammar dan tenses tapi juga berani menyampaikan kata-kata bahasa Inggris, Just Speak, karena jika English grammar dan tensesnya sudah baik namun tidak ada praktiknya bagaimana orang lain bisa paham dengan maksud kita,” ucap Fadlan.

Para peserta nampak sangat antusias dalam mengikuti bimtek ini. Materi yang diberikan berupa percakapan yang sering dipakai sehari-hari. Agar peserta tidak jenuh kegiatan belajar, kegiatan juga diselingi games untuk melatih untuk berani berbicara menggunakan bahasa inggris.

Harapannya melalui bimtek ini, kata Bambang,  dapat menjadi pengembangan kapasitas dosen dan pegawai dalam menghadapi internasionalisasi kampus yang terus berjalan dengan partisipan yang lebih banyak. (Rls/An/AH)