Intellectuality, Spirituality, Integrity

Komisi VIII DPR RI Berkolaborasi dengan Pendis Kemenag dan UIN RIL Bahas Akses Pendidikan Islam di Lampung Utara

  • Admin Humas
  • Selasa, 11 Agustus 2026
  • 443 Tampilan

Lampung Utara (Humas UIN RIL) – Komisi VIII DPR RI berkolaborasi dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali menggelar kegiatan “Ngopi” (Ngobrol Pendidikan Islam) sekaligus Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut berlangsung di 22 desa di Kabupaten Lampung Utara mulai 6 Agustus hingga 10 September 2026. Kegiatan dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam, S.E., jajaran pimpinan FTK UIN RIL, unsur pimpinan universitas dan fakultas, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala sekolah, guru, dan masyarakat setempat.

Sejumlah narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung dan UIN RIL turut memberikan materi. Dari unsur eksternal hadir Dr. Agung Sedayu, M.Si., Emilia Zulaiha Zahara, S.Si., M.M., dan Dr. Akbar Tanjung, M.Pd. Sementara dari UIN RIL, narasumber berasal dari unsur pimpinan universitas, pimpinan FTK, dan beberapa dosen lainnya.

Materi yang disampaikan mencakup kebijakan dan akses pendidikan Islam, peluang melanjutkan pendidikan tinggi, informasi penerimaan mahasiswa baru, hingga berbagai dukungan pembiayaan pendidikan. Dalam arahannya, Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam, S.E., menegaskan bahwa pendidikan Islam merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.“Pendidikan Islam ini sangat penting untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Aprozi mengatakan, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, akses terhadap pendidikan yang berkualitas perlu terus didorong agar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah perdesaan.

Menurutnya, melalui program “Ngopi”, Komisi VIII DPR RI berupaya memperkuat akses dan kualitas pendidikan Islam di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Utara. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya pendidikan berkelanjutan.

Sementara itu, dari unsur UIN RIL, Dekan FTK UIN RIL, Dr. Nanang Supriadi, S.Si., M.Sc., mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jangan ragu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, karena UIN RIL siap menjadi wadah belajar yang unggul dengan dukungan fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Selain memperkenalkan program studi dan informasi PMB, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyampaian informasi mengenai beasiswa bagi calon mahasiswa.Wakil Dekan III FTK UIN RIL, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., memaparkan sejumlah peluang beasiswa, termasuk dukungan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VIII DPR RI terhadap akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, UIN RIL sangat bersyukur mendapat dukungan KIP dari Komisi VIII DPR RI, khususnya untuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Lampung Utara mengenai pentingnya pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berpendidikan, berkarakter, dan memiliki daya saing untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. (GB/NF)