Kuliah Umum FTK Angkat Tema Moderasi Islam Dalam Pendidikan

  • Admin Humas
  • Senin, 26 Agustus 2019
  • 3421 Tampilan
blank
Dekan FTK Prof. Dr. Nirva Diana, M.Pd saat menyampaikan sambutan pada kuliah umum FTK, Senin (26/8).

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung helat kuliah umum di GSG kampus setempat, Senin (26/8). Kuliah umum ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa baru dari setiap prodi FTK tahun akademik 2019/2020.

Dekan FTK Prof Dr Nirva Diana MPd dalam sambutannya menyampaikan,  kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin di awal perkuliahan. Tema dari kuliah umum ini yaitu Internalisasi Moderasi Islam Dalam Pendidikan.

Menurutnya, tema ini diambil agar mahasiswa memahami moderasi Islam sebagai calon pendidik.  “Kita (negeri ini) dirahmati dengan keragaman dan kekayaan yang luar biasa. Ini potensi besar jika di-manage dengan baik,” katanya dihadapan peserta kuliah umum.

Prof Nirva juga menjelaskan, moderasi dalam pendidikan sangat penting karena pendidikan memiliki banyak fungsi seperti fungsi psikologis, spiritual, sosial dan profesional. Dia juga berharap agar mahasiswa FTK cerdas secara emosi, intelektual, spritual serta menjadi mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan dan sosial.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor (WR) I Dr Alamsyah MAg. Menurutnya, kuliah umum dengan tema tersebut untuk meningkatkan kembali semangat dalam menggali ilmu pengetahuan dan  menekankan kembali pentingnya moderasi dalam Islam dan pendidikan Islam.

“Persoalan moderasi adalah persoalan penting di negara ini. Moderasi harus ditegakkan dan dibangun serta dimulai dari diri kita sendiri. Negara ini jika tidak dibangun dengan jiwa moderat, maka akan mudah terpecah belah. Begitupun Islam, jika tidak dibangun dengan jiwa/ruh moderat, maka sesama muslim akan mudah berantem dan terpecah belah,” lugas WR I saat membuka kuliah umum tersebut.

blank
Foto bersama pimpinan FTK dengan narasumber dan Wakil Rektor I.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber yaitu Dr Muhammad Sulhan MAg. Hadir juga pada kuliah umum ini para pimpinan fakultas, dosen dan sejumlah guru besar. (NF/HI)