LP2M UIN RIL Laksanakan Monitoring MoRA the Air Funds 2025
- Admin Humas
- Kamis, 17 September 2026
- 57 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Intan Lampung melaksanakan Monitoring Program MoRA the Air Funds 2025 terhadap para penerima dana bantuan penelitian di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.
Monitoring internal dilaksanakan pada 7–10 September 2026 sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan penelitian agar berjalan sesuai pedoman dan ketentuan program pendanaan riset Kementerian Agama. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pedoman Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Tahun 2025.
Proses monitoring melibatkan reviewer, yakni Dr. Delima Engga Maretha, M.Kes., AIFO; Dr. Titin Hartini, SE., M.Si., CRA, CRP; Prof. Dr. Muassomah, M.Si.; dan Dr. Mirzon Daheri, MA., Pd. Para reviewer memberikan pemantauan dan penilaian terhadap perkembangan penelitian yang dipresentasikan oleh masing-masing tim.

Ketua LP2M , Dr. H. Ali Abdul Wakhid, M.Si., didampingi Kepala Pusat Penelitian LP2M, Prof. Dr. Yuberti, M.Pd., turut memantau perkembangan penelitian yang memperoleh dukungan pendanaan MoRA the Air Funds 2025.
Dalam monitoring tersebut, sejumlah tim peneliti mempresentasikan perkembangan penelitian masing-masing. Tim Dr. Hanif mengikuti monitoring dengan penelitian berjudul “Strategi Ekonomi Biru melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa”.
Selanjutnya, Tim Dr. Nanang Supriadi mempresentasikan penelitian berjudul “Model Kesiapan Teknologi AI, Sikap, dan Kreativitas sebagai Penggerak Inovasi Pembelajaran Matematika dan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi” dengan fokus AI and Digital Technology.
Monitoring juga dilakukan terhadap Tim Prof. Nirva melalui penelitian berjudul “Analisis Spatial dan Temporal Struktur Komunitas Polychaeta pada Area Rehabilitasi Terumbu Karang: Studi Multilokus di Kepulauan Indonesia”.
Sementara itu, Tim Dr. Irwandani mengikuti monitoring melalui penelitian berjudul “Sustainability Islamic Education Metric (SIEMetric): Implementasi Ekoteologi dan Ekonomi Sirkular melalui Pemeringkatan Madrasah dan Pesantren Berkelanjutan”.
Tim berikutnya, Prof. Mukri, mengikuti monitoring untuk penelitian berjudul “Kesejahteraan Sosial di Kawasan Urban: Studi Dampak Pembangunan Infrastruktur dan Kebijakan Kota di Wilayah Sekitar IKN”.
Monitoring yang dilaksanakan di ruang rapat LP2M ini tidak hanya melihat perkembangan penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang didanai melalui MoRA the Air Funds 2025. Peneliti menyampaikan perkembangan penelitian, capaian kegiatan, serta berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan pengelolaan penelitian.
Melalui monitoring tersebut, LP2M memperoleh gambaran mengenai perkembangan setiap penelitian sekaligus hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan dan tindak lanjut program.
Dr. H. Ali Abdul Wakhid, M.Si., menegaskan pentingnya monitoring internal sebagai bagian dari penguatan tata kelola penelitian di lingkungan perguruan tinggi. Monitoring dilakukan untuk mendorong pelaksanaan penelitian yang tertib dan akuntabel serta sesuai dengan target dan ketentuan program pendanaan. (Rls-An/NF)










