Home » Berita » Lulusan Terbaik Penerima Bidikmisi Teliti Penanggulangan HIV dan AIDS

Lulusan Terbaik Penerima Bidikmisi Teliti Penanggulangan HIV dan AIDS

Sudah dibaca : 1305 Kali


Dwi Wulan Sari usai pelaksanaan Yudisium FTK Periode II 2021.

Dwi Wulan Sari, merupakan lulusan terbaik Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) pada yudisium periode II tahun 2021. Penerima program bidikmisi ini dalam skripsinya meneliti tentang penanggulangan HIV dan AIDS.

Wulan meraih IPK 3,91 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan. Judul penelitiannya yaitu Konsep Penanggulangan HIV dan AIDS Menurut Pemikiran Dadang Hawari dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam.

“Skripsi Wulan berkaitan dengan konsep penanggulangan HIV dan AIDS yang didasarkan pada pemikiran tokoh Islam yaitu Prof. Dr. dr. Dadang Hawari, SpKJ seorang psikiater dan juga pendakwah. Tidak hanya membahas pemikiran dari tokoh, namun saya juga mengkorelasikan dengan pendidikan Islam,” papar Wulan usai pelaksanaan Yudisium, Senin (28/6/2021).

Dia menjelaskan, pemikiran Dadang Hawari dalam penanggulangan HIV dan AIDS yang diterapkan kepada pasien yaitu dengan metode BPSS (Biologis – Psikologis – Sosial – Spiritual). “Sama seperti pendidikan Islam, perlunya kesiapan dalam mengatasi problematik permasalahan yang ada,” lanjutnya.

Dalam penelitiannya, Wulan menggunakan sumber data pengidap HIV dan AIDS dari Dinas Kesehatan provinsi Lampung.

Lulusan dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini juga aktif dibeberapa organisasi, diantaranya UKM PIK Sahabat dan GenRe Lampung. UKM PIK Sahabat yang digelutinya itu juga fokus dalam bidang atau isu tentang keluarga berencana dan pencegahan serta penanggulangan HIV dan AIDS.

Meskipun aktif dalam beragam organisasi dan komunitas, dirinya menganggap perkuliahan tetap harus dijalani dengan serius dan fokus. “Saya selalu menganggap dunia perkuliahan bukanlah ajang untuk main-main. Ada amanah yang harus sampai pada tujuannya. Apalagi saya sebagai penerima bidikmisi yang harus selesai kuliah tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, doa dan dukungan orang tua baginya sebagai pemicu semangat dalam menjalani  aktivitas di kampus. Beragam prestasi juga berhasil ditorehkan semasa menjalani kuliah.

Prestasi yang pernah diraih diantaranya Participant Lampung Youth Marine Debris summit; IP terbaik Asosiasi Mahasiswa Penerima Bidikmisi; Juara 1 Lomba Vidgram Se-Lampung; Utusan UIN Raden Intan Lampung pada Duta PTKIN Se-Indonesia di Malang; Juara 1 Duta Genre Putri Provinsi Lampung 2019; dan Juara 3 Duta GenRe Putri Indonesia 2019.

Dengan beragam aktifitas itu, dirinya menekankan pentingnya mengatur waktu dengan baik. “Saya juga harus mengimbangkan antara pencapaian di akademik dan  non-akademik. Sehingga saya perlu manajemen waktu yang baik,” kata perempuan yang berasal dari Kabupaten Tulang Bawang itu.

Wulan menegaskan, “Saya selalu belajar dari kesalahan dan pengalaman untuk memacu agar IPK tidak mengalami penurunan. Saya juga mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang didapat dari dosen, kakak tingkat, kawan maupun orang lain.”

Perempuan kelahiran April 1999 ini berharap dapat melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. “Saya bercita-cita menjadi seorang pendidik atau pengajar yang bisa mendedikasikan diri kepada nusa dan bangsa. Mampu menjadi sosok yang berguna, tidak hanya kepada diri sendiri tetapi juga orang lain,” tambahnya.

Pada yudisium periode II 2021 ini, tercatat sebanyak 561 lulusan FTK. Jumlah tersebut terdiri atas prodi PAI 123; Pendidikan Biologi 110; Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 71; Pendidikan Matematika 54; Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 51; Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) 46; Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI) 44; Pendidikan Fisika 21; Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 21; dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 20.

Adapun lulusan terbaik dari prodi lainnya yaitu Pendidikan Biologi atas nama Widya Eko Nurazizah IPK 3,91; BKPI atas nama Restu Ramadhan IPK 3,89; Pendidikan Fisika atas nama Megawati Ridwan Fitri IPK 3,85; dan PBA atas nama Asni Nur Rohmah IPK 3,82.

Kemudian Prodi Pendidikan Matematika atas nama Filian Yunita Sari IPK 3,81; MPI atas nama Annisya Alkadia IPK 3,80; PBI atas nama Serni Oktina IPK 3,87; PIAUD atas nama Krisdayanti IPK 3,79; dan PGMI atas nama Nafa Indah Budi Lestari IPK 3,86. (NF/HI)