Prodi S1 Hukum Keluarga UIN Terakreditasi A

  • Admin Humas
  • Senin, 01 Oktober 2018
  • 4961 Tampilan

blank

HUMAS UIN RIL. UIN Raden Intan Lampung semakin memantapkan posisinya di jajaran PTKIN terbaik di Indonesia setelah salah satu prodinya, Hukum Keluarga  (al Ahwal al Syakhshiyah) di Fakultas Syari’ah meraih akreditasi A berdasarkan SK BAN PT No : 2717/SK/BANPT/Akred/S/XI/2018.

Setelah melalui proses panjang dan tiga kali hanya mendapat akreditasi B, maka prodi yang dipimpin Marwin, SH, MH, sebagai ketuanya ini pun sekarang bisa dibanggakan sebagai prodi unggulan.

Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Alamsyah, M.Ag,  menegaskan bahwa soliditas, sikap fokus dan kesungguhan yang berlipatganda dalam menjalankan tugas secara terprogram dan terukur menjadi kunci sukses utama dalam  menghantarkan prodi HK ke jenjang status tertinggi dalam penilaian akreditasi, yaitu A.

“Seandainya tim tidak solid, atau  perhatiannya terpecah, setengah-setengah, atau  bekerja asal jadi dan asal jalan, tanpa standar yang terukur lg, maka dipastikan hasil nilainya pun biasa saja bahkan bisa buruk dan mengecewakan,” kata Dekan, Senin (1/10/2018).

Persiapan akreditasi ini jelas membutuhkan kesungguhan luar biasa karena tidak hanya  melaporkan kegiatan selama 3 atau 5 tahun sebelumnya tetapi juga harus bisa menunjukkan bukti-buktinya secara lengkap dan benar agar dapat dinilai tinggi oleh asesor  BAN PT. Ada 160 item pertanyaan atau permintaan yang harus dijawab dengan benar dan lengkap dengan bukti fisiknya, baik data narasi kualitatif maupun data angka kuantitatif, baik bukti dokumen fisik dan online/digital, maupun contoh-contoh praktis di lapangan. Inilah yang dilakukan secara serius oleh Marwin dan timnya.

“Oleh karena itu sejak 2016 sampai 2018 saya terus aktif mendampingi sekaligus membimbing penulisan borang akreditasi prodi HK ini, di hari kerja atau hari libur, malam atau siang. Tidak hanya sebatas pengawasan, sering kali saya harus terlibat langsung dalam memilih narasi, memperbaikinya dan menghitung nilai dalam simulasi, bahkan saya ikut mencarikan dan menyiapan bukti-buktinya”, tambah Alamsyah yang juga asesor di BAN PT ini.

Dampak kerja keras dan cerdas tim borang Prodi HK/AS ini terbukti positif saat visitasi, di mana semua pertanyaan dapat dijawab dan berbagai bukti yang diminta dapat ditunjukkan sehingga acara berjalan lancar dan minim kendala. Pada akhirnya nilai yang diperoleh pun adalah yang terbaik (A).

Status akreditasi A ini tentu membuat prodi HK semakin sehat dan ideal, karena menjadi prodi pavorit sehingga berdampak pada semakin besarnya minat masyarakat untuk memilihnya, persaingan masuk yang semakin tinggi, dan rasio  pendaftar semakin besar. Hal itu pasti akan  meningkatkan mutu perkuliahan dan lulusan, dan pada akhirnya semakin mempermudah dan memperluas peluang dan kesempatan lulusan untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan keahliannya. (ALS/FM/HI).