Home » Berita » Tracer Study Salah Satu Upaya Menuju Kampus Bereputasi

Tracer Study Salah Satu Upaya Menuju Kampus Bereputasi

Sudah dibaca : 837 Kali


Rektor UIN Prof. Mukri menerima buku hasil tracer study 2020 dari Kepala UPT Karir dan Kewirausahaan Dr. Efa Rodiah Nur, Rabu (14/4/2021).

Salah satu upaya UIN Raden Intan Lampung untuk menuju perguruan tinggi bereputasi adalah dengan melakukan tracer study.

Tracer study merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi kualitas suatu institusi pendidikan tinggi. Tracer study dilakukan untuk mengetahui apakah lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang baik dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Rektor UIN Prof Dr Moh Mukri MAg menyampaikan, salah satu usaha yang dilakukan UIN Raden Intan Lampung dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi adalah dengan menyelenggarakan tracer study.

Tracer study sebagai salah satu metode dalam memperoleh masukan dari lulusan UIN yang diharapkan mampu memberikan informasi terkait keberhasilan pendidikan tinggi yang diterapkan di UIN Raden Intan Lampung, baik pendidikan kurikuler maupun non-kurikuler,” ungkap Rektor di ruang kerjanya saat menerima buku laporan riset Tracer Study 2020 dari UPT Pengembangan Kewirausaahan dan Karir selaku pelaksana, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, UIN akan berkomitmen untuk melakukan penelitian ini setiap tahunnya guna mendapatkan informasi dari alumni. “Hasil Tracer Study akan dijadikan salah satu indikator, evaluasi, dan pertimbangan terkait pengembangan lembaga dan peningkatan mutu pendidikan,” tambah Prof Mukri.

Kepala UPT Karir Dr Efa Rodiah Nur MH menjelaskan, riset tracer study tahun 2020 dilakukan selama 6 bulan. ”Total populasi survey kohorot 3 tahun yaitu alumni tahun 2017, 2018, dan 2019 sebanyak 7.542 dan yang mengisi kuisioner sebanyak 1574,” terangnya.

Efa juga memaparkan, dari hasil tracer studi ini, mayoritas responden sebanyak 75 persen mencari pekerjaan setelah lulus. Sementara itu, sekitar 25 persen responden mencari pekerjaan sebelum lulus ketika sedang mengerjakan skripsi, menunggu sidang atau menunggu masa wisuda.

“Kesesuaian antara bidang ilmu dan pekerjaan hasilnya adalah alumni yang bekerja sesuai dengan bidangnya sebanyak 64 persen dan yang tidak sesuai sebesar 36 persen,” pungkas Efa.

Tujuan lain dari tracer study yaitu untuk memperoleh informasi yang digunakan untuk menjamin kualitas pengembangan sistem dan pengelolaan pendidikan, sistem pengajaran dan pembelajaran serta membantu perguruan tinggi dalam proses akreditasi, baik nasional maupun internasional. Disamping itu juga sebagai informasi bagi pihak universitas, orang tua, dan stakeholder lainnya seperti HRD perusahaan mengenai lulusan UIN Raden Intan Lampung. (Rls-NF/HI)