Home » Berita » UIN Bangun Sinergisitas Dengan Pondok Pesantren

UIN Bangun Sinergisitas Dengan Pondok Pesantren


Humas UIN RIL – Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan akademik (ulil ilmi), intelektualitas (ulil albab), spiritualitas (ulil abshar), integritas iman, takwa dan akhlaqul karimah (ulin nuha) serta kemampuan daya saing dalam rangka menjawab tantangan global, UIN Raden Intan jalin kerjasama dengan 5 pondok pesantren.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Rektor UIN dengan para pemangku (pengasuh) 5 pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 9, Pondok pesantren Al Hikmah, Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, Pondok Pesantren Diniyah Putri dan Pondok Pesantren YPPTQ MH.

Kerjasama yang diinisiasi oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) ini bertujuan untuk membangun sinergisitas antara UIN dengan pondok pesantren sehingga mampu menciptakan cendikiawan-cendikiawan muslim yang mumpuni.

Dekan FUSA Dr Arsyad Sobby Lc MA  menjelaskan ruang lingkup kerjasama ini yaitu di bidang Pendidikan, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengabdian Kepada Masyarakat, Pengembangan Teknologi Informasi dan hal-hal lain yang di sepakati.

Dalam sambutannya. Rektor UIN Prof Dr Moh Mukri MAg mengapresiasi kerjasama tersebut dan menginstruksikan agar segera di follow up dengan aksi-aksi nyata. “Harus ada sinergisitas antara pondok pesantren dengan perguruan tinggi, agar lebih banyak bermanfaat untuk umat” sambut rektor.

Dalam membangun lembaga pendidikan harus ada dua persyaratan yang harus di penuhi yaitu kerja keras yang dilandasi dengan konstruksi fikir yang jelas dan ada ghiroh (semangat) dalam semua kegiatan. “jadi tidak boleh setengah-setengah dalam membangun lembaga pendidikan,” pesan rektor.

Hadir dalam acara penandatanganan MOU tersebut perwakilan dari masing-masing pondok pesantren antara Lain Drs KH Basyarudin Maisir (Al Hikmah), KH Haryanto Abdul Jalal (Gontor), KH Ahmad Rafiq Udin SAg MSi (Ushuluddin), Hj Lutfia Syukur SPd (Diniyah Putri) dan KH M Mubalighin Adnan (YPPTQ). (NF/FM/HI)

Sudah dibaca : 500 Kali