Intellectuality, Spirituality, Integrity

UIN Raden Intan Lampung Dalami Latar Belakang, Motivasi, dan Kepribadian Calon Penerima KIP Kuliah 2026 

  • Admin Humas
  • Sabtu, 03 Oktober 2026
  • 78 Tampilan

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melaksanakan wawancara bagi calon penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun Anggaran 2026. Dalam proses ini, calon penerima tidak hanya diminta memberikan keterangan terkait kondisi dan kelayakannya, tetapi juga digali motivasi serta kepribadiannya melalui wawancara yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan psikolog.

Wawancara diikuti mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi berdasarkan Pengumuman Nomor B-2595/UN.16/R.3/PP.009/10/2026 tentang Pendaftaran KIP Kuliah.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Bambang Budiwiranto, PhD, mengatakan proses wawancara diharapkan dapat menunjukkan kapasitas calon penerima secara objektif.

“Harapan kita bahwa mahasiswa yang mengikuti tes ini benar-benar menunjukkan kapasitasnya, bahwa mereka sebenarnya layak menjadi penerima beasiswa KIP Kuliah, dan juga kita mengharapkan objektivitas dari keterangan yang mereka berikan,” kata Bambang, Sabtu (3/10).

Menurutnya, beasiswa yang diberikan bukan hanya diharapkan membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mendorong penerima untuk membina dan meningkatkan kapasitas dirinya selama berada di kampus.

Ia berharap para penerima KIP Kuliah nantinya dapat memenuhi kewajiban yang diberikan, mengembangkan diri, dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

“Kemudian kita berharap mereka bisa memenuhi kewajiban-kewajiban yang mereka lakukan, membina diri, meningkatkan kapasitas diri, sehingga beasiswa yang diterima itu menghasilkan lulusan yang diharapkan tepat waktu dan memiliki kapasitas ber-ISI (Intellectuality, Spirituality, Integriy) selama mereka berada di kampus hijau ini,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, wawancara dilakukan oleh tim yang berasal dari unsur dosen dan tenaga kependidikan. Dalam pelaksanaannya, tim juga melibatkan psikolog untuk menggali calon penerima secara lebih mendalam.

“Yang mewawancarai ini dari dosen dan tendik. Ada psikolog juga, (kita) lebih mencoba memasuki secara mendalam, motivasi mereka seperti apa, dan kepribadian mereka seperti apa,” jelasnya.

Menurut Bambang, keterlibatan beberapa unsur tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai calon penerima KIP Kuliah.

“Sehingga gabungan ini menurut saya lebih baik,” katanya.

Pelaksanaan wawancara 447 calon penerima berlangsung pada Sabtu dan Senin, 3 dan 5 Oktober 2026, pukul 09.00–15.00 WIB, bertempat di GSG KH. Ahmad Hanafiah UIN RIL.

Wawancara tersebut mengacu pada Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 259 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada Perguruan Tinggi Keagamaan Tahun Anggaran 2026. (An/NF)