UIN RIL Berikan Pembekalan KKN bagi DPL dan Mahasiswa

  • Admin Humas
  • Rabu, 05 Juni 2024
  • 50 Tampilan
blank
Chalid Muhammad saat bekali DPL dan Mahasiswa KKN UIN RIL, didampingi Teguh Hadi Sulistiono SIP MSi, dan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), Eko Kuswanto.

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa peserta KKN tahun 2024. Pembekalan berlangsung di Ballroom UIN RIL, Rabu (05/06/2024).

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD dalam sambutannya mengatakan, KKN merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang wajib dilakukan sebagai misi dalam mendorong visi terwujudnya UIN Raden Intan Lampung sebagai rujukan Internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif-multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035.

“KKN ini merupakan wujud nyata dan salah satu bentuk serta tanggung jawab dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Rektor berharap KKN tahun 2024 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, daerah, dan negara. Ia juga berpesan kepada para DPL agar dapat membimbing dan mengarahkan mahasiswa dengan baik.

blank
Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD

“Saya berpesan agar dapat membimbing dan mengarahkan para mahasiswa agar dapat berkontribusi, berpikir kritis, berkolaborasi, berkreatifitas, dan berinovasi di tengah-tengah masyarakat. Jadilah perekat dalam membangun persatuan. Jadilah pelita dalam kegelapan. Dan seperti yang dikatakan oleh nabi, jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain,” ujar Rektor.

Rektor juga berpesan kepada para mahasiswa agar menjaga sikap dan tutur kata selama melaksanakan KKN.

“Kepada para mahasiswa, saya berpesan agar belajar dan bekerja dengan serius, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, membangun kemitraan yang baik, dan selalu berkoordinasi untuk sukses dan lancarnya suatu program, serta yang terpenting ialah menjaga sikap dan menjaga nama baik almamater,” ujar Rektor.

Pembekalan KKN ini mengundang beberapa narasumber, yaitu Ir Fahrizal Darminto MA, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, dengan materi “Membangun Desa, Membangun Indonesia”; Chalid Muhammad, Ketua Institut Hijau / Penasihat Senior Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dengan materi “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan Berkelanjutan”

Kemudian, Teguh Hadi Sulistiono SIP MSi, Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, dengan materi “Penguatan Pilar Sosial Budaya dan Lingkungan di Desa”; dan Dr. M. Rikza Chamami, M.S.I, Dosen UIN Walisongo Semarang, dengan materi “Praktik-Praktik Keagamaan dan Moderasi pada Masyarakat Pedesaan”.

blank

Sementara Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Prof Dr H A Kumedi Ja’far SAg MH menyampaikan, KKN Reguler tahun ini akan dilaksanakan di empat Kabupaten, yakni Kabupaten Lampung Selatan, yang terbagi ke dalam 10 Kecamatan, 81 Desa. Kemudian Kabupaten Pesawaran yang tersebar di 8 Kecamatan, 92 Desa.

Yang ketiga Kabupaten Mesuji yang terbagi di 4 Kecamatan, 50 Desa. Dan terakhir Kabupaten Lampung Barat yang tersebar di 7 Kecamatan, 68 Desa.

Peserta yang mengikuti KKN Reguler ini sebanyak 4802 mahasiswa terbagi ke dalam 582 kelompok, dan akan didampingi oleh 291 DPL.

Di samping itu, KKN Non-Reguler dengan jumlah 85 peserta, terbagi diantaranya KKN Internasional, dilaksanakan di empat negara yaitu, Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea. 

Kemudian KKN Kolaborasi dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sunan kalijaga Yogyakarta, KKN Moderasi Beragama, KKN Kebangsaan, KKN Melayu Serumpun, dan KKN Siger Berjaya.

blank

Pada kesempatan ini juga, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UIN RIL memberikan bibit tanaman kepada DPL dan mahasiswa perwakilan daerah lokasi penempatan KKN Reguler.

Hadir dalam acara tersebut Kadis Pendidikan Dr Sulfakar, Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, dan Kepala Pusat di lingkungan UIN RIL.(An/AH)