UIN RIL Gelar Bimbingan Teknis IKU Perguruan Tinggi, Undang Kepala LLDIKTI Wilayah II

  • Admin Humas
  • Jumat, 14 Juni 2024
  • 69 Tampilan
blank
Prof Dr Iskhaq Iskandar MSc, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II.

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) –  Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Indeks Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Ballroom, Kamis (14/6/2024). 

Acara ini menghadirkan narasumber utama yaitu Prof Dr Iskhaq Iskandar MSc selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II. Bimtek diikuti oleh 535 peserta yang terdiri dari dosen UIN RIL.

Prof Iskhaq Iskandar dalam paparannya memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan tinggi di Indonesia, seperti relevansi kurikulum yaitu kompetensi lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kemudian pembangunan soft-skill, lulusan kurang dibekali dengan kompetensi soft-skill (komunikasi, kreativitas, kritis, kerjasama, dan kepemimpinan).

Akses Pendidikan Tinggi, sambungnya, keterbatasan akses pada pendidikan tinggi “yang berkualitas” (APK PT ~31,45% di 2023), dan Literasi Teknologi dengan integrasi teknologi ke dalam kurikulum pendidikan yang masih rendah.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan, dosen dan pengajar, kurikulum, dan program studi.

Dia juga menjelaskan mengenai IKU Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Kepmendikbud-ristek No.210/M/2023 yang terdiri dari 8 poin utama, yaitu Kualitas Lulusan : IKU 1 kesiapan kerja lulusan dan IKU 2 mahasiswa berkegiatan/berprestasi di luar kampus; Kualitas dosen dan pengajar : IKU 3 dosen berkegiatan di luar kampus, IKU 4 kualifikasi dosen dan praktisi mengajar di dalam kampus, IKU 5 Hasil kerja dosen digunakan masyarakat dan dapat rekognisi internasional.

Kemudian Kualitas kurikulum, dengan IKU 6 Program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, IKU 7 Kelas yang kolaboratif dan partisipatif, IKU 8 Program studi berstandar internasional

Prof Iskhaq Iskandar menekankan bahwa IKU adalah mercusuar untuk mencapai tujuan yang ditargetkan Perguruan Tinggi. “Ikuti mercusuar ini maka kita akan menuju IKU 8 prodi internasional dan akreditasi internasional,” ujarnya.

Acara ini dibuka oleh Rektor UIN RIL Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan bahwa IKU merupakan kompas penting bagi UIN RIL untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) yang telah dirancang dengan baik. IKU/KPI tentunya sekaligus juga akan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas kinerja sebuah Institusi.

blank

“Hari ini, kita berkumpul dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, karena kita memasuki era bekerja yang tidak lagi hanya sekedar bekerja, namun pekerjaan yang kita lakukan mesti terukur dengan baik, dan jelas target-target capaian yang akan kita lakukan setiap tahunya, yang kita sebut Indeks Kinerja Utama/Key Performance Index (IKU/KPI),” ucapnya.

IKU bukan hanya dokumen, tetapi harus diimplementasikan dengan penuh komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh sivitas akademika.

Sementara Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL, Dr Andi Thahir MA, dalam laporannya menyampaikan, Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka mendukung implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UIN RIL berdasarkan Permendikbud No. 53 Tahun 2023. Ia juga menyampaikan bahwa IKU PTN sangat terkait dengan akreditasi program studi dan institusi.

blank

Bimtek IKU Perguruan Tinggi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika UIN RIL tentang pentingnya IKU dan bagaimana mengimplementasikannya dengan efektif. Dengan demikian, UIN RIL dapat terus meningkatkan kualitasnya dan menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

blank

Di kesempatan yang sama, acara dilanjutkan dengan Bimtek Penggunaan Aplikasi SISTER. Pemaparan ini disampaikan oleh Kepala UPT PTIPD, Dr Achi Rinaldi MSi, dan Koordinator Kepegawaian Lepi Astra Yudiansyah SKom MTI. (An/AH)