Home » Berita » UIN Siap Dorong KH Ahmad Hanafiah Jadi Pahlawan Nasional

UIN Siap Dorong KH Ahmad Hanafiah Jadi Pahlawan Nasional


Rektor UIN Prof. Mukri (kedua dari kanan) menyerahkan buku hasil penelitian akademisi UIN tentang KH. Ahmad Hanafiah kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Senin (31/12).

Humas UIN RIL – UIN Raden Intan Lampung siap dorong KH Ahmad Hanafiah menjadi Pahlawan Nasional. Hal ini mengingat peran dan kontribusi yang besar dari KH Ahmad Hanafiah – seorang  tokoh ulama dan pejuang dari Lampung – yang berjuang melawan penjajah.

Demikian diungkapkan oleh Rektor UIN Prof Dr Moh Mukri MAg saat launching buku kepahlawanan KH Ahmad Hanafiah yang ditulis oleh akademisi UIN Prof Wan Jamaludin Z PhD dan Prof Dr Fauzie Nurdin MS di ruang seminar UIN, Senin (31/12/2018).

Menurut rektor, launching buku kepahlwanan tersebut dinilai sangat strategis. “Kita menyodorkan literasi (ke masyarakat) yang bisa dipertanggungjawabkan. Ada sanadnya, ada transmisi keilmuan,” ujar Prof Mukri.

Terkait gelar pahlawan nasional, rektor mengajak stakeholher terkait untuk memperjuangkan bersama-sama. “Usulan gelar pahlawan nasional (KH Ahmad Hanafiah) harus by desain. Kita (UIN) akan perjuangkan. Ini juga harus diperjuangkan bersama-sama,” ungkapnya dihadapan pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang mendukung penelitian tentang KH Ahmad Hanafiah dan undangan launching buku tersebut.

Hadir juga pada launching buku ini ulama yang juga tokoh masyarakat Lampung KH Arief Mahya sebagai narasumber. Sebagai saksi sejarah, KH Arief Mahya merupakan tokoh pencetus yang mendorong agar KH Ahmad Hanafiah dianugerahi gelar pahlawan nasional.

KH Arief Mahya mengaku sudah mengusulkan gelar pahlawan tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Delapan bulan sebelum periode pak SBY berakhir, sudah saya usulkan gelah pahlawan KH Ahmad Hanafiah ini. Memang masih sebatas catatan saya dan belum dikaji secara mendalam,” kata Mustasyar PWNU Lampung ini.

Ada 7 faktor yang diungkap KH Arief Mahya mengapa KH Ahmad Hanafiah perlu mendapat gelar pahlawan nasional. Pertama, KH Ahmad Hanafiah pejuang yang murni. “Beliau berjuang karena Allah,” ungkapnya.

Kedua, KH Ahmad hanafiah adalah seorang yang patriotik. “Sanggup berkorban. Sanggup mati demi bangsa, tidak mementingkan kepentingan sendiri. Patriotismenya tinggi,” ujarnya.

KH Arief Mahya melanjutkan, “Ketiga, semangat. Beliau sangat bersemangat. Keempat, republikan, beliau seorang republikan dan anti penjajah. Kelima, sangat berani. Kalo boleh saya juluki adalah Singa Lampung.”

Kemudian, “Keenam, sangat yakin dengan perjuangannya. Dan Ketujuh, beliau adalah lokomotif pasukan fisabilillah. Lokomotif perjuangan.”

Buku Karya Prof. Wan Jamaluddin Z, Ph.D

Sementara Prof Wan Jamaluddin meneliti tokoh dari Sukadana Lampung Timur tersebut dengan mengambil dimensi intelektual, kepakaran, dan keulamaan. Saat ini, dari hasil penelitiannya, ia sudah menghasilkan 2 buku tentang KH Ahmad Hanafiah yang berjudul  Melacak Jejak Arabia di Bumi Lampung; Studi Atas Naskah Al-Hujjah Karya K.H. Ahmad Hanafiah dan Analisis Tekstual Naskah Sirr Al-Dahr Karya K.H. Ahmad Hanafiah.

Ada satu buku lagi, diakui Prof Wan masih dalam proses penyusunan. Ia menjelaskan pelajaran penting dari KH Ahmad Hanafiah, yaitu pertama, spirit intelektualisme dan heroisme. Kedua, mata rantai sanad keilmuan terkoneksi tidak hanya ulama Nusantara tapi juga dunia.

“Buku yang ditulis beliau (KH Ahmad Hanafiah) kuat secara literasi. Beliau  bukan hanya ulama balik meja, tetapi juga aksi dilapangan. Beliau yang menggerakkan para mujahid melawan penjajah pada saat itu,” tutur Prof Wan.

Buku Karya Prof. Wan Jamaluddin Z, Ph.D

Sedangkan Prof Fauzie Nurdin menulis buku yang berjudul Biografi, Intelektualisme, dan Heroisme Kiai Haji Ahmad Hanafiah; Pemimpin Perang, Ulama, Pemikir dan Pahlawan.

Menurut Prof Fauzie, sosok KH Ahmad Hanafiah diungkap dalam banyak buku seperti dalam buku Jenderal AH Nasution. “Dalam buku tersebut, beliau (KH Ahmad Hanafiah) di katakan sebagai pimpinan perang Lampung. Beliau berjuang dari tentara rakyat bukan tentara nasional. Beliau berjuang Ikhlas karena Allah,” terangnya.

Buku Karya Prof. Dr. Fauzie Nurdin, M.S

Prof Fauzie pun mengungkapkan bahwa KH Ahmad Hanafiah berhak dikukuhkan menjadi pahlawan nasional. (NF/HI)

Sudah dibaca : 316 Kali