Webinar Strategi Penulisan Disertasi Diharap Beri Pencerahan Bagi Peneliti

  • Admin Humas
  • Senin, 06 Juli 2020
  • 2498 Tampilan
blank
Direktur PPs Prof. Dr. Idham Kholid, M.Ag saat sampaikan sambutan pada webinar.

Prodi (S3) Hukum Keluarga Islam (HKI) Program Pascasarjana (PPs) UIN Raden Intan Lampung sukses laksanakan webinar nasional dengan tema Strategi Penulisan Disertasi yang Baik, Benar, dan Sukses. Webinar berlangsung Sabtu, 4 Juli 2020, melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tercatat sekitar 901 peserta tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Seminar virtual ini bertujuan untuk memberikan pencerahan terkait cara menulis karya disertasi yang sesuai dengan standar penulisan karya ilmiah terbaru. Peserta yang khususnya sedang melakukan penelitian diharapkan mampu menulis dengan menggunakan langkah-langkah yang benar dan menghasilkan karya disertasi yang baik.

Alasan diambil tema ini dikarenakan banyak dari mahasiswa baik S1, S2, khususnya S3 yang sudah belajar metodologi sejak lama, tetapi masih mengalami kesulitan untuk mengawali sebuah penelitian. Begitu juga memahami apa itu metode, teori dan pendekatan, serta cara penggunaan yang tepat dalam praktik penelitiannya.

Webinar dibuka secara resmi oleh Direktur PPs Prof Dr Idham Kholid MAg. Hadir sebagai narasumber yakni Dr Rofhani (Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya), Dr Aisyah Arsyad MA (Dosen UIN Alauddin Makassar), Dr M Muntahibun Nafis MAg (Dosen IAIN Tulung Agung Jawa Timur), Dr Siti Mahmudah MAg (Dosen UIN Raden Intan Lampung), dan sebagai moderator Dr Liky Faizal MH (Dosen UIN Raden Intan Lampung).

Keempat narasumber ini pernah terpilih menjadi peneliti muda PTKIN se-Indonesia pada tahun 2017, yang hasil karyanya dimuat dalam buku Muslim Subjectivity: Spectrum Islam Indonesia, dengan kata pengantar buku tersebut dari Greg Fealy dan Sally White.

blank
Room Webinar Strategi Penulisan Disertasi.

Webinar ini membahas materi-materi secara spesifik. Para narasumber juga menawarkan sebuah tradisi baru, yaitu dalam penulisan sebuah karya ilmiah itu tidak dimulai dari menemukan judul, tetapi lebih pada menemukan masalah. Hal inilah yang menjadi kegelisahan akademik para mahasiswa di semester akhir pada umumnya. (Rls–NF/HI)