Wisuda Periode III 2023, UIN RIL Luluskan 1100 Wisudawan

  • Admin Humas
  • Kamis, 27 Juli 2023
  • 1077 Tampilan
blank
Prosesi wisuda periode III 2023, Kamis (27/7)

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – UIN Raden Intan Lampung (RIL) meluluskan 1100 wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode III Tahun 2023, Kamis (27/07/2023).

Acara ini berlangsung sepenuhnya secara luring yang terbagi menjadi dua sesi yakni pagi dan siang di Gedung Serba Guna kampus setempat dan disiarkan secara Live di platform YoutubeUIN RIL.

Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD mengukuhkan para wisudawan yang terdiri atas atas program doktoral (S3) 7 wisudawan, magister (S2) 55 wisudawan, dan sarjana (S1) 1036 wisudawan. Jumlah semua wisudawan itu berasal dari 40 program studi (prodi) yang ada di lingkungan UIN Raden Intan Lampung. 

Dalam sambutannya, Rektor memaparkan beberapa prestasi yang diperoleh kampus hijau UIN Raden Intan Lampung. Selain sebagai kampus terhijau nomor satu se-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) versi UI Green Metric, UIN RIL juga masuk peringkat 27 kampus Islam terbaik di dunia berdasarkan lembaga pemeringkatan 4 International College and Universities (4ICU) UniRank.

“Wisuda hari ini, tanggal 27, sama dengan posisi UIN Raden Intan saat ini, yaitu peringkat 27 dunia,” ujar Prof Wan.

Semua penghargaan tersebut, dan prestasi lainnya, sambung Rektor, menjadi bukti bahwa UIN Raden Intan Lampung tidak menjadi menara gading, tetapi aktif secara nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran untuk mencerdaskan anak bangsa, terus melakukan pendidikan, pengkajian dan pengabdian yang berbasis integrasi ilmu agama dan ilmu umum. 

Rektor berpesan kepada para wisudawan untuk terus belajar karena menuntut ilmu tidak ada batasnya. 

“Semoga ilmu, keterampilan, keahlian, dan pengalaman yang diperoleh, akan menjadi bekal yang berguna di tengah masyarakat, dan mengantarkan kepada langkah lebih baik dan lebih sukses pada masa akan datang,” harap Rektor.

blank
Rektor saat berikan sambutan

Program sarjana terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) 481 wisudawan, Fakultas Syariah (FS) 185 wisudawan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) 82 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 130 wisudawan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 153 wisudawan.

Tak hanya itu, kali ini Fakultas Adab (FA) yang merupakan fakultas termuda di UIN RIL juga berhasil meluluskan 7 wisudawan dari dua prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) dan prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI).

Wisudawan terbaik universitas atas nama Widya Bismi Ramadani dari prodi Pendidikan Biologi FTK dengan masa studi 3 tahun 9 bulan IPK 3,93. Wisudawan terbaik untuk program doktor atas nama Heru Sancoko dari S3 Manajemen Pendidikan Islam IPK 3,75. Lalu program magister atas nama Supriyadi dari prodi S2 Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3,97.

Sedangkan wisudawan terbaik dari tiap fakultas yakni FTK atas nama Widya Bismi Ramadani yang juga menyandang sebagai wisudawan terbaik universitas periode ini; FS atas nama Iis Hikmawati dari prodi Hukum Tatanegara dengan IPK 3,85; FUSA atas nama Yuliana Widi Astuti dari prodi Sosiologi Agama IPK 3,84; FDIK atas nama Samrotul Khumairoh dari Bimbingan Konseling (BKI) IPK 3,77; FEBI atas nama Anisa Utami dari prodi Manajemen Bisnis Syariah IPK 3,87; dan FA atas nama Mutiara Cahyani dari prodi IPII dengan IPK 3,92.

Di samping wisudawan terbaik, terdapat juga skripsi, tesis, dan disertasi terbaik. Disertasi terbaik diraih oleh Puji Raharjo (Kakanwil Kemenag Lampung) dengan judul Strategi Implementasi ISO 14001:2015 di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

blank
Foto bersama Rektor dengan wisudawan terbaik dan penulis skripsi, tesis, dan disertasi terbaik.

Tesis terbaik atas nama Alsadika Ziaul Haq dengan judul Pengembangan Buku Ajar Membaca Berbasis Media Gambar untuk Siswa Kelas VI di Kuliah Muallimin Al Islamiyah Pondok Darussalam Gontor. Skripsi terbaik atas nama Iis Hikmawati dengan judul Tinjauan Fiqih Siyasah Terhadap Hak-hak Narapidana Perempuan (Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung). (An/AH)