Home » Berita » Menag Berharap Mahasiswa Sebagai Agen Moderasi Beragama

Menag Berharap Mahasiswa Sebagai Agen Moderasi Beragama

Sudah dibaca : 361 Kali


Tangkapan layar Menag RI Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan sambutan di PBAK UIN RIL 2021

Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas berharap kepada para mahasiswa dapat menjadi agen moderasi beragama. Hal ini disampaikan saat memberi sambutan pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Raden Intan Lampung (RIL) secara virtual, Selasa (31/8/2021).

“Saya berharap mahasiswa baru menjadi agen-agen moderasi beragama di tengah kemajemukan bangsa. Para mahasiswa Islam harus turut serta dan mempelopori budaya moderasi untuk menciptakan iklim sosial yang rukun dan damai,” kata Gus Yaqut, sapaan dari Menag RI tersebut.

Dia menyampaikan, mahasiswa baru ini merupakan calon intelektual dimasa yang akan datang. “Selain dibekali seperangkat ilmu pengetahuan, mahasiswa  diberikan tanggung jawab moral  yang lebih besar. Dipundaknya terdapat harapan masyarakat sebagai agen of change. Banyak perubahan besar di negeri ini yang dipelopori oleh mahasiswa,” ujarnya.

Gus Yaqut melanjutkan, sebagai komunitas terdidik, mahasiswa harus mampu membaca fenomena sosial kebangsaan secara kritis agar tidak terjebak kepentingan pragmatis. “Mahasiswa sebagai generasi milenial, sebagai penjaga utama nilai-nilai pancasila, falsafah kehidupan bangsa. Pancasila adalah sumber inspirasi bagi terwujudnya moderasi beragama yang saat ini sedang kita gaungkan,” paparnya.

Menag juga berpesan kepada mahasiswa untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya dan bergaul dengan banyak kalangan. “Tempalah mental dan spiritual dengan baik, sehingga layak menjadi pemimpin perubahan. Jadilah mahasiswa PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) yang kreatif, inovatif, produktif dan berkarakter. Kreatifitas dan inovasi dicirikan dengan pribadi yang berfikir out of the box, dengan karya-karya bermanfaat bagi masa depan bangsa. PTKI adalah wajah Indonesia masa depan dan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Selain Menag, PBAK 2021 juga diisi materi dari unsur pimpinan Kemenag RI. Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) menyampaikan materi tentang Penguatan Potensi Akademik Mahasiswa Menuju Generasi Emas.

Kemudian Direktur PTKI membawakan materi tentang Moderasi Beragama dan Jati Diri, serta Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Kemenag RI menyampaikan tentang Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama.

PBAK UIN RIL 2021 berlangsung pada 31 Agustus-3 September 2021 secara virtual melalui aplikasi elearning dan Zoom serta disiarkan secara langsung di kanal YouTube dan Facebook UIN. Peserta juga diwajibkan mengisi presensi dan feedback materi melalui aplikasi elearning. (NF/HI)